Tentang ‘Menunggu’

Banyak kata yang kudengar tentangnya.

Menunggu, meluangkan waktu untuk sesuatu.

Tahukah kamu apa saja yang telah dikorbankan ketika kita memutuskan untuk menunggu?

Apalagi menunggu sesuatu yang masih abu-abu, belum nampak kejelasan akhirnya.

Sesuatu yang belum pasti. Sesuatu yang terkadang kita pun masih ragu.

Sesuatu yang bahkan tak jarang membuat kita berdebar, akankah yang kita tunggu benar-benar datang?

ataukah ia tengah menuju jalan lain, tengah menghampiri takdir yang lain?

Entahlah, kita hanya bisa menerka.

 

Ketika kita memutuskan untuk menunggu, maka kita telah membuang banyak waktu.

Membuang banyak hal yang mungkin akan lebih indah, melewatkan yang lain yang mungkin lebih baik.

Ketika kita memutuskan untuk menunggu. Sadari, seberapa pantas sesuatu itu untuk kita tunggu. Seberapa layakkah kita untuk menunggu sesuatu itu. Dan pastikanlah sesuatu yang kau tunggu itu memang tengah menuju jalan yang sama denganmu, tengah menempuh perjalanan ke arahmu.

Jangan sampai kita hanya berdiam diri menunggu. Melewatkan banyak hal. sedangkan yang ditunggu justru tengah melangkah bahkan mungkin nyaris sampai ke arah dan tujuan yang lain, bukan padamu.

Jika hal itu terjadi, jangan sekali-kali menyalahkan yang ditunggu. Apalagi menyalahkan keadaan. Kita sendirilah yang telah secara sadar memutuskan untuk menunggu. Maka, tunggulah segala resiko atas pilihan itu.

 

Tentang menunggu

Obrolan sore | Rumah 22 Maret 2016 | @rositadewiha

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s